Assalamu'alaikum kawan Maheer?? apa kabar semua?? semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amiin.
Dalam menjalani hidup kita pasti akan merasakan bagaimana rasanya berada "dibawah" dan "diatas", tetapi jika seorang berada dalam posisi "dibawah", bukan berarti kita hanya bisa diam meratapi nasib, justru dalam keadaan yang seperti itulah sebenarnya cara yang tepat untuk kita berinstrospeksi diri dan berpikir untuk mendapatkan perubahan dalam hidup, berikut adalah 5 kunci/step untuk menuju perubahan yang positif:
1. Pembelajaran (learning)
apapun itu semua butuh proses dan pembelajaran,pembelajaran bukan hanya sekedar berguru dari orang lain,, belajarlah juga dari pengalaman,, karena pengalaman merupakan guru terbaik dalam kehidupan...
2. Ilmu (knowledge)
dari pembelajaran menghasilkan ilmu,,
ilmu yang kita hasilkan tergantung pembelajaran yang kita jalani,, pembelajaran yang positif tentunya akan menghasilkan ilmu yang positif,, begitu juga sebaliknya,, jika pembelajarannya negatif maka negatif pula ilmu yang kita hasilkan..
3. Pemikiran yang positif (positive thinking)
dari ilmu yang kita dapat,,
tentunya menghasilkan pemikiran dalam otak kita,, pemikiran pun beragam,, positif dan negatif,, tentunya yang harus kita punyai pemikiiran yang positif,,
karena positif thinking dapat merubah hal-hal negatif,,
example: jika kita berdoa dan tidak dikabulkan oleh Allah, jika dalam diri kita terdapat pemikiran yang positif tentu kita berprasangka baik bahwa doa kita yang panjatkan tidak terkabul mungkin ada hikmah dibalik itu semua,, entah dari dalam diri kita sendiri yang harus instrospeksi diri bagaimana Ibadah kita selama ini, bagaimana adab kita saat berdoa.. atau mungkin Allah akan mengabulkannya di yaumil akhir nanti..
tapi sebaliknya jika kita berfikir negatif,, tentunya kita akan selalu berkeluh kesah,, bahkan disekitar kita kini banyak yang sampai melakukan perbuatan syirik,, mereka pasti seelalu beralibi " Allah tidak pernah mendengarkan doa ku",, yang seperti inilah yang perlu kita tanamkan pemikiran yang positif dalam dirinya,, sehingga dapat mencegah dan hal negatif yang mungkin ia lakukan
4. Tindakan yang Positif (Action)
Dari sebuah pemikiran otak memproses untuk melakukan tindakan atau action,,
action pun tergantung pemikiran yang ada dalam otak kita,, pemikiran yang positif akan menghasilkan tindakan yang positif..
5. Perubahan (Change)
Setelah melaui 4 proses diatas barulah kita kan menghasilkan PERUBAHAN,,,
jika salah 1 dari 5 kunci diatas terlewati niscaya bukan tidak mungkin kehancuran yang kita dapatkan!!!
kita bisa ambil contoh kasus:
ada seorang musafir yangmempunyai tenaga yang luar biasa kuatnya,, ketika dijlan ia bertemu seekor keledai yang sedang tertimpa pohon besar,, lalu keledai itu meminta kepada orang itu untuk mengangkat pohon besar itu dan dia akan menjadi budaknya,, maka diangkatlah pohon itu dan keledai menepati janjinya...
setelah lelah,, musafir itu beristirahat sejenak, ketika itu ada seekor lalat yang hinggap di wajah musafir,, lalu keledai itu ingin mengusir lalat itu,, namun karena ingin melakukan sesuatu tanpa ada pembelajaran dan ilmunya,, maka diambilah batu dan dipukulah batu itu ke wajah musfir tersebut,, dan apa hasilnya??? lalat pergi dan muka musafir itulah yang menjadi hancur,,
hikmah dari kasus tersebut adalah jika kita ingin adanya perubahan yg positif( lalat pergi dari wajah musafir ) kita tidak bisa melewatkan satu step dari keempat kunci diatas,, namun yang terjadi pada keledai adalah ia melakukan tindakan ( Action ) tanpa didasari pembelajaran dan ilmu,, dan hasilnya perubahan yang negatif lah yang terjadi,,, atau biasa disebut juga kehancuran.
semoga ada hikmah yang dapat kita ambil dari karya saya yang sangat sederhana ini....
Penulis: Bayu Mahardika / Bayu 'Beda' Mahardika > TERORIS GALAU, PAHALA HUNTER
- staff Administrasi di Yayasan Hidayatul Islam Jakarta
- Internet Marketing
- Penulis
Organisasi:
- eks Sekretaris Rohani Islam SMKN 41 Jakarta
- eks Koordinator ROHIS 41 untuk perwakilan MY CLUB ( Moslem Youth Club )
- Alumnus Program Bina ABG Yayasan Hidayatul Islam Jakarta
- Sekretaris IQRAR 41 (Ikatan Qolbu Remaja Alumni Rohis 41)
Comments
Post a Comment