"Antum Ketika Semangat Lagi Menggebu2 jangan di forsir Habis, Nanti antum jenuh dan Bosan sendiri jadinya, lakukan yang maksimal tapi efisien biar bisa istiqomah. dan nikmatilah" Rasanya benar sekali taujih tersebut jika melihat fenomena halaqah ana sekarang. Tulisan yang ana buat ini memang ingin menyampaikan pesan hati dan sedikit rasa prihatin akan kehilangan 'Semangat' kawan-kawan pada satu majelis ilmu/halaqah.
Bermula ketika ustad kami melepas masa lajangnya halaqoh kami menjadi hanya 2 minggu satu kali karena setiap dua minggu beliau harus pulang menemui istrinya yang berada di kampung. Bermula dari situ juga perlahan mulai banyak yang berhalangan hadir.
Klimaksnya Ba'da LTPP halaqoh kami bagai hilang ditelan bumi. Ana sendiri merasa sangat bersalah sebagai mas'ul ana gagal beberapa kali mengumpulkan mereka dalam agenda halaqoh tarbiyah. jikalaupun berkumpul bukan dalam majelis ilmu, melainkan reuni yang mungkin lebih banyak diisi oleh canda gurau, bukan dalam halaqah tarbiyah yang disana kita sama-sama belajar untuk senantiasa belajar dan memperbaiki diri.
Teringat awal halaqah ini terbentuk, ketika itu mereka sedang semangat2 nya sehingga sangat mudah jika berkumpul untuk mengadakan halaqoh tarbiyah. Namun kini.??? Kemana, Kemana. Kemana?? kemana semangat antum semua??? Kalo berpikir terhadapa diri ana sendiri, ana bisa saja pindah halaqoh, karena ana sudah beberapa kali menceritakan ini kepada ustad-ustad. Tapi ana masih ada tanggung jawab kepada antum semua. kita teman seperjuangan. Walaupun kini ana sudah memulai halaqoh di 2 tempat lain, rasanya masih ada yang mengganjal di dalam hati karena ana tidak mau dianggap mas'ul yang tidak bertanggung jawab terhadap anggotanya yang sampai saat ini masih sulit untuk ikut halaqoh tarbiyah lagi.
Tidak masalah kita berkumpul tanpa ada ustad kita, yang ana sendiri juga bingung kenapa beliau susah untuk di kontak, yang penting kita masih aktif kumpul dalam satu agenda tarbiyah. ITU YANG ANA INGINKAN SAAT INI!!! Kenpa kita berkumpul untuk membahas agenda jalan-jalan mudah dibandingkan dengan agenda yang Insya Allah Barokah ini tidaklah semudah itu???
Kemana, Kemana, Kemana??????
Ayo, Sama sama kita kuatkan ukhuwah kita kembali untuk mencapai Impian yang dulu kita rencanakan ...
Bermula ketika ustad kami melepas masa lajangnya halaqoh kami menjadi hanya 2 minggu satu kali karena setiap dua minggu beliau harus pulang menemui istrinya yang berada di kampung. Bermula dari situ juga perlahan mulai banyak yang berhalangan hadir.
Klimaksnya Ba'da LTPP halaqoh kami bagai hilang ditelan bumi. Ana sendiri merasa sangat bersalah sebagai mas'ul ana gagal beberapa kali mengumpulkan mereka dalam agenda halaqoh tarbiyah. jikalaupun berkumpul bukan dalam majelis ilmu, melainkan reuni yang mungkin lebih banyak diisi oleh canda gurau, bukan dalam halaqah tarbiyah yang disana kita sama-sama belajar untuk senantiasa belajar dan memperbaiki diri.
Teringat awal halaqah ini terbentuk, ketika itu mereka sedang semangat2 nya sehingga sangat mudah jika berkumpul untuk mengadakan halaqoh tarbiyah. Namun kini.??? Kemana, Kemana. Kemana?? kemana semangat antum semua??? Kalo berpikir terhadapa diri ana sendiri, ana bisa saja pindah halaqoh, karena ana sudah beberapa kali menceritakan ini kepada ustad-ustad. Tapi ana masih ada tanggung jawab kepada antum semua. kita teman seperjuangan. Walaupun kini ana sudah memulai halaqoh di 2 tempat lain, rasanya masih ada yang mengganjal di dalam hati karena ana tidak mau dianggap mas'ul yang tidak bertanggung jawab terhadap anggotanya yang sampai saat ini masih sulit untuk ikut halaqoh tarbiyah lagi.
Tidak masalah kita berkumpul tanpa ada ustad kita, yang ana sendiri juga bingung kenapa beliau susah untuk di kontak, yang penting kita masih aktif kumpul dalam satu agenda tarbiyah. ITU YANG ANA INGINKAN SAAT INI!!! Kenpa kita berkumpul untuk membahas agenda jalan-jalan mudah dibandingkan dengan agenda yang Insya Allah Barokah ini tidaklah semudah itu???
Kemana, Kemana, Kemana??????
Ayo, Sama sama kita kuatkan ukhuwah kita kembali untuk mencapai Impian yang dulu kita rencanakan ...
Comments
Post a Comment