1/2+1/2=0 dan 1+1=3 ???

Assalamu'alikum wr.wb

Apa kabar iman hari ini?? mudah2an Iman kita selalu dalam keadaan surplus sehingga dapat mendefisitkan perbuatan maksiat dan yang sia-sia yang mungkin kita lakukan jika iman kita dalam keadaan defisit.
"Iman itu kadang naik kadang turun, maka perbaharuilah iman dengan laa ilaa haillallah". Ya sesuai hadits tersebut memang Iman kita diciptakan kadang naik dan kadang turun, tetapi melihat perilaku pemuda jaman sekarang imannya bisa dikatakan bukanlah lagi naik dan turun, melainkan masuk dan keluar.

Tentunya kita sudah paham dengan maksud Iman nya masuk dan keluar, ketika melakukan maksiat seakan dia tidak menyadari bahwa Allah maha melihat apapun yang dia laukan walaupun dengan cara sembunyi-sembunyi di hadapan manusia. Dan ketika Iman masuk, ibarat seperti kita masuk masjid, merasakan ketenangan hanya didalam masjid dan itupun hanya sebentar, ketika keluar dari masjid hilanglah rasanya nyaman dan tenang yang dirasakan.

Berbicara tentang naik turun ataupun masuk keluarnya iman mungkin bisa kita implikasikan dan ibaratkan dengan teori 1/2+1/2=0 dan 1+1=3. mungkin teman-teman sudah mengetahui maksud filosofi tersebut. Ya, jika diakaitkan dengan kesungguhan kita dalam melakukan kebaikan 1/2+1/2=0 disini bisa diartikan jika kita melakukan segala sesuatu dengan niat yg 1/2 dan ketika ikhtiarnya/usahanya pun  1/2 pula maka bukan tidak mungkin kita tidak mendapatkan apa-apa dari usaha tersebut karena dari niat kita pun sudah menunjukan ketidaksungguhan kita dan bisa dikatakan artinya 0(nol).

Berbeda dengan 1+1=3/lebih. Ini kita Implikasikan dengan niat kita yang utuh (1) untuk melakukan amal kebaikan dan dengan ikhtiar/usaha dengan maksimal pula (1), maka minimal kita akan menghasilkan (3). Kenapa 3?/ bukankah 1+1=2??, ya secara matematika, namun untuk hal ini tidak bisa dikatakan seperti itu. Jadi dari mana poin (1) nya ???. Poin ini berasal dari Iman dan Keyakinan kita kaum mu'minin yang mana niat kita yang bersungguh-sungguh tentunya kita tidak lupa melibatkan Allah dalam setiap amalan ibadah kita.

Seperti itulah sedikit uraian teori 1/2+1/2=0 dan 1+1=3 jika Objeknya adalah amal perbuatan kita. Lalu bagaimana jika Objeknya adalah Iman?? rasanya filosofi ini juga bisa terapkan.
Jika kita beriman kepada Allah secara 1/2 dan Ibadah yang kita lakukan tanpa keihkalasan ataupun hanya 1/2 keikhlasannya mungkin sia-sia yang kita lakukan dan berarti (0).
Allah SWT Berfirman "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan mereka kepadaNya dalam menjalankan Agama yang lurus." (QS. Al-Bayinah:5).



firman Allah tersebut telah jelas bagaimana pentingnya ikhlas dan kesungguhan yang Full dalam melakukan amalan ibadah. Lalu bagaimana denga 1+1=3?? . Tentunya jika kita telah mengaplikasikan firman Allah tersebut dalam amalan ibadah kita otomatis akan menguatkan Iman kita yang mana disini diibaratkan dengan (1) dan tentunya ditambah dengan amalan ibadah yang kita lakukan ikhlas dan mengharap ridho Allah juga diibaratkan dengan (1), maka hasil yang kita dapatkan Insya Allah adalah syurga dsini diibaratkan dengan (3), karena syurga  begitu luas dan merupakan nikmat yang luar biasa mungkin juga bisa kita ibaratkan dengan angka lebih dari (3). Karena betapa beruntungnya oranhg yang mendapatkan balasan syurga atas amalannya.

Kesimpulannya, dalam melakukan segala amal dan perbuatan tentunya harus dengan niat yang sungguh, dilakukan pula dengan sepenuh hati sehingga kelak kita akan petik manisnya buah dari perjuangan kita dalam melakukan amalan perbuatan. dan tentunya kita sebagai orang mu'min senantiasa melibatkan Allah dalam setiap amal perbuatan kita. Mudah-mudahan kita menjadi golongan yang mendapatkan hasil maksimal dari amal perbuatan kita dihadapan Allah kelak di yaumil qiyamah, aamiin

Wallahualam Bishshowab....

Bayu 'Beda' Mahardika
_TERORIS GALAU, PAHALA HUNTER_

Comments