Jika ditanya soal definisi sukses, tentunya mencakup banyak hal. Sebagian orang menggambarkan sukses dengan banyaknya harta yang ia miliki. Namun sukses seperti bukanlah menggambarkan sukses secara objektif.
Jika kembali ditanya, apakah orang yang mempunyai harta banyak namun kehidupannya tidak berjalan harmonis, dan tidak memberikan manfaat untuk orang lain dapat disebut sukses?
Tentunya tidak. Karena seorang dapat terlihat sukses haruslah dilihat dari bagaimana dia dapat mengaplikasikan setiap ilmu yang dimilikinya dengan hal positif dalam kesehariannya. Begitu banyak orang didunia ini yang mempunyai ilmu namun memanfaatkannya dengan hal yang negatif sehingga menjadi boomerang buat dia sendiri, hidupnya tidaklah bermanfaat buat dirinya namun hanya menjadi 'problem maker' untuk orang lain.
Suatu ketika diseminar motivasi audience ditanya oleh motivator
"apa cita-citanya?"
maka audience tersebut menjawab
"ingin menjadi sukses".
Lalu motivator kembali bertanya
"Maksud suskses disini apa?"
Namun audience menjawab dengan jawaban yang tidak terfokus seakan kebingungan apa yang sebenarnya sukses ingin dicapai.
Dari peristiwa tersebut juga menggambarkan begitu banyaknya orang didunia ini menginginkan untuk sukses namun belum sepenuhnya bisa memahami apa yang sebenarnya dinamakan sukses itu. Sukses mencakup hal yang sangat luas. Sebagai contoh orang yang ingin mempunyai komputer namun dia mendapatkan dengan car yang tidak halal, apakah bisa disebut sukses?? Tidak. Memang dia sukses untuk mendapatkan komputernya namun dengan cara yang negatif, oleh sebab itu itu dia dikatakan jauh dari kata sukses.
Pada dasarnya sukses itu berhasil mencapai tujuan namun tidak melupakan proses dalam mencapai tujuan tersebut haruslah memiliki nilai-nilai positif. Tidak jarang orang yang 'gagal' meraih kesuksesan karena tidak melalui proses yang seharusnya ia lewati.
Berikut sedikit pelajaran buat kita semua untuk meraih sukses dengan, DTAC (Dream, Trust, Action, Control) and Tawakal :
1. Dream, "Power of Dream" telah banyak seminar-seminar ataupun buku buku yang berisikan materi tentang kekuatan mimpi. Karena memang banyak kisah-kisah sukses yang diawali dengan bermimpi. Pada umumnya dan sudah banyak terbukti mereka selalu menuliskan mimpi mimpinya diatas kertas dan ditempel ditempat yang sering dilihat agar senantia terus termotivasiuntuk mengejar impian tersebut.
2. Trust, atau keyakinan merupakan point yang tidak bisa terlewatkan karena banyak diantara mereka yang mengalami kegagalan karena kurangnya keyakinan pada dirinya untuk mencapai tujuan (sukses) tersebut. Mereka terfokus pada masalah maka perlahan akan kembali bermunculan yang satu dan yang lainnya. Untuk itu ketika hadapi masalah maka cari solusi agar tidak bermunculan masalah lainnya.
3. Action, Tanpa Action semua mimpi, tujuan dan kesuksesan yang kita inginkan mustahil untuk tercapai. Sebab telah dijelaskan pula dalam hadits Rasulullah SAW sbb: "Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga mereka mengubah nasibn mereka sendiri." Action disini tentunya action positif.
4. Control, disini control untuk meninjau seberapa jauh jalan/proses yang kita lewati untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
5. Tawakal, Allah sebaik-baiknyatempat untuk meminta. Setelah melakukan ikhtiar ke-4 proses tersebut satu hal; yang wajib kita lakukan tentunya bertawakal kepada Allah. dan yakin hasil yang kita dapatkan nanti adalah kebaikan untuk kita semua yang diberikan oleh Allah.
Insya Allah kesuksesan akan menghampiri.
Penulis: Bayu Mahardika/Maheerdika El-Faruq
- Staff Administrasi di Yayasan Hidayatul Islam Jakarta
- Studied At. Ma'had Tahfizh Qur'an Al-Hidayah
- Graphic Designer
- Internet Marketing
- Penulis
Organisasi:
- eks Sekretaris Rohani Islam SMKN 41 Jakarta
- eks Koordinator ROHIS 41 untuk perwakilan MY CLUB ( Moslem Youth Club )
- Alumnus Program Bina ABG Yayasan Hidayatul Islam Jakarta
- Wakil Ketua IQRAR 41 (Ikatan Qolbu Remaja Alumni Rohis 41)
Jika kembali ditanya, apakah orang yang mempunyai harta banyak namun kehidupannya tidak berjalan harmonis, dan tidak memberikan manfaat untuk orang lain dapat disebut sukses?
Tentunya tidak. Karena seorang dapat terlihat sukses haruslah dilihat dari bagaimana dia dapat mengaplikasikan setiap ilmu yang dimilikinya dengan hal positif dalam kesehariannya. Begitu banyak orang didunia ini yang mempunyai ilmu namun memanfaatkannya dengan hal yang negatif sehingga menjadi boomerang buat dia sendiri, hidupnya tidaklah bermanfaat buat dirinya namun hanya menjadi 'problem maker' untuk orang lain.
Suatu ketika diseminar motivasi audience ditanya oleh motivator
"apa cita-citanya?"
maka audience tersebut menjawab
"ingin menjadi sukses".
Lalu motivator kembali bertanya
"Maksud suskses disini apa?"
Namun audience menjawab dengan jawaban yang tidak terfokus seakan kebingungan apa yang sebenarnya sukses ingin dicapai.
Dari peristiwa tersebut juga menggambarkan begitu banyaknya orang didunia ini menginginkan untuk sukses namun belum sepenuhnya bisa memahami apa yang sebenarnya dinamakan sukses itu. Sukses mencakup hal yang sangat luas. Sebagai contoh orang yang ingin mempunyai komputer namun dia mendapatkan dengan car yang tidak halal, apakah bisa disebut sukses?? Tidak. Memang dia sukses untuk mendapatkan komputernya namun dengan cara yang negatif, oleh sebab itu itu dia dikatakan jauh dari kata sukses.
Pada dasarnya sukses itu berhasil mencapai tujuan namun tidak melupakan proses dalam mencapai tujuan tersebut haruslah memiliki nilai-nilai positif. Tidak jarang orang yang 'gagal' meraih kesuksesan karena tidak melalui proses yang seharusnya ia lewati.
Berikut sedikit pelajaran buat kita semua untuk meraih sukses dengan, DTAC (Dream, Trust, Action, Control) and Tawakal :
1. Dream, "Power of Dream" telah banyak seminar-seminar ataupun buku buku yang berisikan materi tentang kekuatan mimpi. Karena memang banyak kisah-kisah sukses yang diawali dengan bermimpi. Pada umumnya dan sudah banyak terbukti mereka selalu menuliskan mimpi mimpinya diatas kertas dan ditempel ditempat yang sering dilihat agar senantia terus termotivasiuntuk mengejar impian tersebut.
2. Trust, atau keyakinan merupakan point yang tidak bisa terlewatkan karena banyak diantara mereka yang mengalami kegagalan karena kurangnya keyakinan pada dirinya untuk mencapai tujuan (sukses) tersebut. Mereka terfokus pada masalah maka perlahan akan kembali bermunculan yang satu dan yang lainnya. Untuk itu ketika hadapi masalah maka cari solusi agar tidak bermunculan masalah lainnya.
3. Action, Tanpa Action semua mimpi, tujuan dan kesuksesan yang kita inginkan mustahil untuk tercapai. Sebab telah dijelaskan pula dalam hadits Rasulullah SAW sbb: "Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga mereka mengubah nasibn mereka sendiri." Action disini tentunya action positif.
4. Control, disini control untuk meninjau seberapa jauh jalan/proses yang kita lewati untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
5. Tawakal, Allah sebaik-baiknyatempat untuk meminta. Setelah melakukan ikhtiar ke-4 proses tersebut satu hal; yang wajib kita lakukan tentunya bertawakal kepada Allah. dan yakin hasil yang kita dapatkan nanti adalah kebaikan untuk kita semua yang diberikan oleh Allah.
Insya Allah kesuksesan akan menghampiri.
Penulis: Bayu Mahardika/Maheerdika El-Faruq
- Staff Administrasi di Yayasan Hidayatul Islam Jakarta
- Studied At. Ma'had Tahfizh Qur'an Al-Hidayah
- Graphic Designer
- Internet Marketing
- Penulis
Organisasi:
- eks Sekretaris Rohani Islam SMKN 41 Jakarta
- eks Koordinator ROHIS 41 untuk perwakilan MY CLUB ( Moslem Youth Club )
- Alumnus Program Bina ABG Yayasan Hidayatul Islam Jakarta
- Wakil Ketua IQRAR 41 (Ikatan Qolbu Remaja Alumni Rohis 41)

Comments
Post a Comment